CONTENTS
Bunga-Bunga Cantik di Musim Gugur Tokyo? Jangan Lewatkan!

Musim gugur di Jepang membawa udara yang sejuk dan segar, aneka camilan manis berbahan dasar kastanye dan ubi, serta daun-daun yang berubah warna, dikenal dengan sebutan koyo. Tapi bukan itu saja—musim ini juga menghadirkan bunga-bunga yang segar bermekaran!
Tradisi hanami (花見) di Jepang memang identik dengan musim semi, sampai-sampai sering diterjemahkan sebagai “melihat bunga sakura.” Padahal secara harfiah, hanami berarti “melihat bunga,” dan sebenarnya bisa dinikmati sepanjang tahun! Di beberapa wilayah Jepang, bahkan ada jenis sakura yang mekar pada bulan Oktober dan November.Namun, kamu tak perlu mengejar sakura musim gugur yang langka itu untuk menikmati keindahan bunga di cuaca yang mulai sejuk. Bunga kosmos, spider lily, bush clover (hagi), dan banyak jenis bunga lainnya bisa kamu temukan mekar indah di taman dan kebun di sekitar Tokyo—dan di berbagai penjuru Jepang.
① Bunga Kosmos di Taman Hamarikyu

Taman Hamarikyu dulunya adalah lahan perburuan bebek bagi para bangsawan di era Edo (1603–1868), sebelum kemudian dibangun istana bagi keluarga Tokugawa. Seiring waktu, kawasan ini berubah menjadi taman luas yang berada di tepi Teluk Tokyo, memadukan sejarah dan keindahan alam yang menawan.
Terletak di muara Sungai Sumida, taman ini dikenal dengan Shioiri-no-Ike—kolam pasang surut yang permukaan airnya naik dan turun mengikuti air laut. Di tengah kolam terdapat sebuah rumah teh kecil di atas pulau, tempat pengunjung bisa menikmati teh sambil memandangi pemandangan taman. Meskipun pernah hancur akibat Gempa Besar Kanto tahun 1923 dan serangan udara saat Perang Dunia II, Hamarikyu tetap bertahan sebagai oase hijau yang tenang di antara gedung-gedung pencakar langit dan jalan tol Tokyo.
Di antara banyak musim yang indah, akhir musim panas hingga awal musim gugur menjadi waktu yang sangat spesial, karena padang rumput di taman ini dipenuhi dengan bunga kosmos berwarna oranye dan kuning cerah. Kelopak-kelopak yang cantik ini seolah menggantikan sinar matahari di tengah cuaca tak menentu bulan September. Di Jepang, bunga kosmos sering disebut akizakura (秋桜), yang berarti “sakura musim gugur,” karena kemiripannya dengan keindahan sakura di musim semi—namun dengan nuansa warna yang hangat dan menyegarkan.

Hamarikyu Gardens (浜離宮庭園)
1-1 Hamarikyuteien, Chuo City, Tokyo
Periode Mekar Terbaik: akhir September hingga pertengahan November
Jam Buka: 09:00 – 17:00
Tiket Masuk: 300 yen
Website Resmi (jp)
② Bunga Lycoris (Spider Lilies) di Taman Yokoamicho (Yokoamicho Park)

Taman Yokoamicho adalah taman yang tenang dan cerah di Tokyo, dengan taman Jepang yang rindang serta taman bermain kecil yang ramai dengan keluarga lokal. Namun, aula peringatan dan museum yang ada di taman ini mengingatkan pada sejarah sedih tempat ini. Seperti Taman Hamarikyu, Taman Yokoamicho juga terbakar akibat kebakaran besar pasca Gempa Besar Kanto pada tahun 1923. Sayangnya, taman ini digunakan sebagai tempat evakuasi setelah bencana alam tersebut, dan angin kencang yang membakar api menyebabkan banyak orang yang berlindung meninggal dunia.
Kini, pengunjung dapat belajar tentang bencana tersebut di Museum Peringatan Gempa Besar Kanto, yang menampilkan banyak barang asli dan foto-foto dari masa itu. Aula peringatan yang besar juga terbuka bagi mereka yang ingin memberikan penghormatan.
Namun, kunjungan ke taman ini tidak hanya berisi kenangan duka. Taman Yokoamicho juga menjadi tempat terbaik untuk menikmati keindahan bunga lycoris merah cerah, yang tumbuh mengelilingi lentera batu raksasa di taman. Perayaan musim gugur di Jepang dikenal dengan warna-warna musim gugur atau “koyo,” yang biasanya merujuk pada daun-daun yang berubah warna, tetapi merah cerah bunga lycoris menjadi tanda khas pergantian musim. Nama Jepang untuk bunga ini, “higanbana” (彼岸花), secara harfiah berarti “bunga ekuinoks musim gugur,” menjadikannya bunga musim gugur yang sejati!

Yokoamicho Park (横網町公園)
2-3-25 Yokoami, Sumida City, Tokyo
Periode Mekar Terbaik: pertengahan September hingga awal Oktober
Jam Buka: 24 jam
Tiket Masuk: Gratis
Website Resmi (en)
③ Bunga Hagi (Bushclover) di Taman Mukojima-Hyakkaen (Mukojima-Hyakkaen Gardens)

Banyak taman terkenal di Jepang dulunya dibangun sebagai tempat bersantai para samurai, tapi Taman Mukojima-Hyakkaen punya latar belakang yang berbeda. Taman ini merupakan hasil karya seorang pedagang era Edo bernama Sahara Kiku, yang memulai pembangunannya dengan menanam 360 pohon ume (plum) di lahan miliknya. Nama “Hyakkaen” sendiri berarti “Taman Seratus Bunga”, dan seiring waktu, taman ini berkembang menjadi tempat berkumpul para penyair, pelukis, dan seniman lainnya—sebuah salon sastra yang hidup berdampingan dengan keindahan alam.
Jalur setapak, kolam, serta aneka bunga bermekaran menjadi bagian dari taman yang kini diakui sebagai Situs Pemandangan Indah Nasional Jepang. Meski sempat mengalami kerusakan parah di awal abad ke-20 akibat bencana dan perang, taman ini berhasil direstorasi dan kini terbuka untuk umum sebagai tempat yang menyimpan jejak sejarah dan sastra.
Di antara beragam bunga yang tumbuh di taman ini, terowongan bunga hagi (bushclover) adalah daya tarik utamanya. Terowongan ini berupa lorong berkanopi tanaman dengan tinggi yang pas untuk dilalui, dihiasi bunga kecil berwarna ungu muda hingga merah muda yang bermekaran di pertengahan hingga akhir September. Ranting-rantingnya menjuntai ke bawah, menciptakan suasana romantis yang menawan.Dalam budaya Jepang, bunga hagi sering kali melambangkan cinta tak terbalas, tapi untuk banyak pasangan modern, terowongan hagi di Mukojima-Hyakkaen justru jadi tempat yang sempurna untuk momen romantis—baik untuk berjalan berdua maupun mengabadikan kenangan indah.

Mukojima-Hyakkaen Garden (向島百花園)
3-18-3 Higashimukojima, Sumida City, Tokyo
Festival Bush Clover 2025: 13 September – 4 Oktober 2025
Jam Buka: 09:00 – 17:00
Tiket Masuk: 150 yen
Website Resmi (jp)
Nikmati Musim Gugur dengan Keindahan Bunga Musim Ini

Dengan banyaknya tempat indah untuk menikmati bunga musim gugur di seluruh Jepang, pertanyaannya sekarang adalah: bagaimana cara terbaik menikmati hanami di musim gugur?
Kalau di musim semi jawabannya mudah—masyarakat Jepang sudah terbiasa menggelar tikar, menikmati bekal bento, dan minum sake di bawah pohon sakura selama berabad-abad. Tapi saat musim gugur, kenapa tidak melakukan hal yang sama?
Cuaca musim gugur di Jepang umumnya sejuk dan menyenangkan, cocok sekali untuk menghabiskan waktu seharian di luar ruangan. Jadi, meskipun kadang-kadang ada badai atau hujan tiba-tiba, piknik di tengah hamparan bunga musim gugur tetap jadi pilihan sempurna. Bawa bekal, ajak teman atau keluarga, dan nikmati suasana taman yang tenang dan penuh warna.Bagaimanapun cara kamu menikmati hanami di musim gugur, satu hal yang pasti—bunga-bunganya tetap memukau. Jadi jangan lewatkan kesempatan untuk merasakan keindahan alami Jepang di musim yang satu ini!
Untuk info dan update seputar Jepang lainnya, cek artikel terbaru dari Japankuru, dan jangan lupa follow kami di X (Twitter), Instagram, dan Facebook!
Details
NAME:Fall Flowers (秋の花)